Skip to main content

Belajar Abjad Jari untuk Tunarungu SEAMOLEC

About This Course

Tunarungu adalah individu yang memiliki hambatan dalam pendengaran baik permanen maupun tidak permanen. Klasifikasi tunarungu berdasarkan tingkat gangguan pendengaran adalah:
Gangguan pendengaran sangat ringan(27-40 dB),
Gangguan pendengaran ringan(41-55 dB),
Gangguan pendengaran sedang(56-70 dB),
Gangguan pendengaran berat(71-90 dB),
Gangguan pendengaran ekstrem/tuli(di atas 91 dB).

Karena memiliki hambatan dalam pendengaran individu tunarungu memiliki hambatan dalam berbicara sehingga mereka biasa disebut tunawicara. Cara berkomunikasi dengan individu menggunakan bahasa isyarat, untuk abjad jari telah dipatenkan secara internasional sedangkan untuk isyarat bahasa berbeda-beda di setiap negara. saat ini dibeberapa sekolah sedang dikembangkan komunikasi total yaitu cara berkomunikasi dengan melibatkan bahasa verbal, bahasa isyarat dan bahasa tubuh. Individu tunarungu cenderung kesulitan dalam memahami konsep dari sesuatu yang abstrak.

Source : id.wikipedia.org



Open Educational Resource (OER) ini dipersembahkan SEAMOLEC dan guru-guru SLB-B Jimbaran Bali, sebagai salah satu referensi bagi calon guru slb, orang tua, masyarakat yang ingin mempelajari bahasa isyarat.
  1. Course Number

    SEA-1008
  2. Classes Start

    Jan 01, 2017
  3. Classes End

    Jan 01, 2020
Enroll